Pelatihan Petani Demi Peningkatan Produksi Kedelai Nasional
Kendal – Empat puluh peserta menghadiri Pelatihan Pengembangan Kedelai dengan materi “Pengenalan Varietas dan Teknologi Budidaya Tanaman Kedelai” (12/11/25). Peserta terdiri dari Penyuluh Pertanian Kecamatan Gemuh, petani, serta perwakilan kelompok tani dari Desa Pucangrejo, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal. Narasumber berasal dari Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jawa Tengah, serta POPT dari Dinas Pertanian Kabupaten Kendal.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal, yang diwakili oleh Bapak Wildan, menekankan pentingnya pengembangan tanaman kedelai sebagai salah satu komoditas strategis nasional. Hal ini dilandasi bahwa “Kedelai merupakan bahan baku utama berbagai produk pangan masyarakat Indonesia. Melalui pelatihan ini, diharapkan petani dapat menerapkan teknologi budidaya yang efisien dan memilih varietas unggul yang sesuai dengan kondisi agroklimat di daerahnya,” ujarnya.
Materi pelatihan meliputi pengenalan varietas unggul Kedelai seperti Grobogan, Anjasmoro, Burangrang, Kaba, Sinabung, Ijen, Gepak Ijo, Gepak Kuning, Detam 1 dan detam 2. Varietas-varietas unggul tersebut memiliki potensi hasil tinggi serta toleran terhadap kekeringan dan hama penyakit. Peserta dibekali dengan dengan pengetahuan teknologi budidaya modern, mulai dari pemilihan varietas, perlakuan benih, persiapan lahan, penanaman, pemupukan termasuk penggunaan pupuk organik cair, dan pemeliharaan hingga panen.
Salah satu peserta, Bapak Bandriyo, petani dari Desa Pucangrejo, mengungkapkan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat. “Kami jadi tahu varietas mana yang cocok untuk daerah kami dan bagaimana cara menanam yang benar agar hasil lebih baik,” katanya. Melalui kegiatan ini, diharapkan kemampuan petani dalam mengelola budidaya kedelai semakin meningkat, serta mampu mendukung program peningkatan produksi kedelai nasional menuju kemandirian pangan.